Kualitas, menentukan hasil akhir dari sebuah pertempuran

 

Kualitas, menentukan hasil akhir dari sebuah pertempuran

Sesungguhnya Allah sangat  mencintai orang yang jika melakukan pekerjaan, dilakukan secara itQon ( tepat, terarah, jelas dan tuntas) ” ( HR. Thabrani)

Apapun jenis organisasi atau usaha yang anda geluti:

– Rumah Sakit

– Universitas

– Bank

– Asuransi

– Lembaga Pemerintahan

– Perusahaan Transportasi

sampai ke Pabrik….persaingan sangat lah ketat.

Organisasi-organisasi tersebut bersaing untuk merebut konsumen, mahasiswa, pasien, sumber keuangan dsb.

Senjata yang paling ampuh untuk memenangkan persaingan hidup adalah ‘Kualitas’

Coba perhatikan, apa yang menyebabkan beberapa perusahaan terkemuka memimpin persaingan di masing2 industri mereka….?

Perusahaan2 top Jepang, Inggris, Amerika, Perancis, Jerman, Italia, Spanyol , Swiss, beberapa organisasi di Swedia dan negara2 lainnya menggunakan kualitas untuk memenangkan hati konsumen, sumber keuangan, dan menjadi lebih kompetitif. Disamping meningkatkan daya saing, kualitas juga meningkatkan kepercayaan, delivery dan harga.

Beberapa hal yang menjadi perhatian konsumen dalam kualitas ( Kaplan & Norton 2004) adalah sbb:

  1. Harga yang kompetitif

Operational usaha yang efisien membuat perusahaan dapat memperoleh margin yang penjualan nya cukup untuk menutup pembiayaan (cost) dan memperoleh keuntungan dari modal yang di investasikan namun tetap menawarkan barang atau jasa kepada konsumen dengan harga yang menarik

  1. Kualitas yang sempurna

Operasional suatu perusahaan seharusnya dapat memuaskan konsumennya dengan tanpa cacat ( zero defect) baik produk maupun layanannya. Produk yang diinginkan oleh konsumen adalah produk yang sesuai dengan spesifikasi yang di butuhkannya dan dapat segera dimanfaatkan

  1. Pelayanan yang cepat

Konsumen  menginginkan pengiriman ( delivery) barang dan jasa yang cepat dan dapat diandalkan. Dapat diandalkan artinya tepat waktu sesuai yang diharapkan konsumen. Beberapa perusahaan manufaktur sudah mulai menerapkan sistem ‘just-in-time delivery’ dari pemasok ( suppliers) dalam periode satu jam, bukan dalam jangka waktu satu hari apalagi beberapa hari

Kebanyakan konsumen ingin memperoleh sesuatu segera dan tidak menginginkan keterlambatan. Dari perspektif konsumen, perusahaan harus dapat memgukur waktu yng biaaa dialami oleh konsumen, bukan berapa waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk memproduksi suatu produk atau memyelesaikan suatu layanan

  1. Pilihan yang tepat

Dimensi keempat dari proposisi value konsumen berkaitan dengan cakupan produk dan layanan yg ditawarkan kepada konsumen.

Beberapa perusahaan ingin spt supermarket yang menawarkan kepada konsumen berbagai jenis produk dan jasa. Perusahaan2 yang lain, khususnya yg ingin menawarkan produk dan jasa kepada konsumen dengan harga yangvpaling rendah di industrinya, mereka sadar tidak akan bisa menawarkan semua jenis produk dan jasa. Sehingga perusahaan2 tsb bisa mengoptimal kan rumusan Pareto’s Law. ( dimana 20% varitas yang ditawarkan akan dapat memenuhi 80% permintaan konsumen)

Di dalam Agama Islam, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan penting nya Kualitas. Beliau menginginkan semua amalan adalah yang berkualitas.

Kalau kita cermati semua amalan ibadah yang di teladankan beliau selalu berkualitas. Ibadah yang berkualitas adalah ibadah yang paling khusuk, paling ikhlas, paling sering dilakukan dan sifat2 terbaek lainnya.

Rasulullah Muhammad SAW juga mengelola kualitas Sahabat.

Rasulullah SAW adalah Leader yang paling sukses membangun tim yang super dan mengembangkan kulitas-kualitas individu mereka. Sehingga muncullah satu ‘Dream Team’ yang tiada tara nya sepanjang zaman

Bahkan Allah SWT hanya menerima Amalan yang Berkualitas. Pasti kita masih ingat kisah 2 orang putra Nabi Adam ( Qabil dan Habil).

Kisah ini memberi pelajaran bahwa kita harus mewujudkan hal-hal yang terbaik sebagai output dari aktivitas kita baik yang bersifat duniawi apalagi ukhrawi.

Kita harus bekerja sebaek mungkin dengan kualitas yang tinggi, sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi pula.

Bagaimana dengan Bisnis kita……?

Sudah kan kita menyiapkan diri sebagai orang-orang yang Berkualitas…..???

Terlalu naif berharap ….produk kita berkualitas…..kalo kita sendiri sangat jauh dari ‘Pribadi yang ber Kualitas’

Barakallahu…..

Senin Mubarok

Senin Prestasi

Sukses buat semuanya ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *